by

Keluarga Besar Maluku Bersatu di Raja Ampat Gelar Natal Dan Ibadah Bersama Di Pantai WTC

-Berita-0 views

RAJA AMPAT – JARRAKPOSAMBON.COM – Dalam Rangka menumbuhkan Rasa kasih sayang , persaudaraan,dan kekeluargaan yang rukun,damai dalam kehidupan yang bersahabat dengan semua orang di Raja Ampat maka,Keluarga Keluarga besar Maluku bersatu Raja Ampat gelar Natal dan ibadah bersama di Raja Ampat.

Natal bersama tersebut berlangsung di area Pantai Waisai Torang cinta(WTC) kota waisai,Sabtu (21/12), waktu kemarin dengan thema yang diusung”Hidup sebagai sahabat bagi semua orang”.

Kegiatan tersebut juga dibingkai dalam satu sub Thema Yakni,perayaan natal sebagai pembaharuan hidup dalam persaudaraan “Pela gandong” serta menumbuhkan rasa kasih sayang, kekeluargaan yang rukun dan damai di kabupaten Raja Ampat.

Turut hadir dalam kegiatan perayaan natal tersebut,Bupati Raja Ampat,Abdul Faris Umlati,SE ,Ketua DPRD Raja Ampat,Abdul Wahab Warwei, Anggota DPRD Raja Ampat,Muh.Taufik Sarasa,ST, Sekretaris Dewan(Sekwan)Raja Ampat, Mansyur Syahdan,Kasat Narkoba polres Raja Ampat Ipda.Reynold Lesirolo serta sejumlah jemat dan masyarakat Maluku bersatu Raja Ampat.

Ketua Panitia natal keluarga besar Maluku bersatu Raja Ampat,Abdul Wahab Warwei,dalam laporannya mengatakan,Natal keluarga besar Maluku Raja Ampat tersebut dalam rangka untuk memupuk kebersamaan antar sesama masyarakat Maluku yang ada di Raja Ampat.

“Natal ini sebagai momen untuk memupuk kebersamaan masyarakat Maluku di Raja Ampat, khususnya di kota waisai”.Ungkap Warwei.

Ketua panitia Natal yang juga sebagai ketua DPRD Raja Ampat itu juga mengatakan, masyarakat Maluku yang berada di Raja Ampat merupakan keluarga yang sangat besar namun,karena kurangnya kebersamaan,sehingga kekuatan Maluku di Raja Ampat tidak begitu nampak. Ujarnya.

Selain itu, Bupati Raja Ampat,Abdul Faris Umlati,SE , dalam pesan natalnya mengatakan ,bahwa masyarakat Maluku juga merupakan masyarakat pendatang yang sudah sangat lama mendiami kepulauan Raja Ampat.

“orang Maluku ini sudah ada sejak dahulu kala,yang mana telah memberikan sinar cahaya didalam kabupaten dan tanah Papua ,ini ,merupakan sesuatu yang tidak bisa disangkal oleh semua orang, karena, sejarah ini pernah dan hadir nampak pada saat hari ini, sehingga, dapat memberikan sebuah kebersamaan antar kerukunan umat beragama yang terjadi di tanah Papua khususnya di kabupaten Raja Ampat.” Ujarnya

AFU juga menambahkan, jejak-jejak leluhur yang pernah menapakkan kakinya di wilayah bahari ini sudah sepatutnya dijaga dengan baik sehingga keberagaman yang ada ini menjadi berkat buat semua.tandasnya.

” Sebagaimana kata orang,dimana bumi dipijak disitulah langit dijunjung” tukas AFU dalam Pesan natal nya.

Suasana nampak meriah dan penuh dengan kekeluargaan ,sebab panitia pelaksana yang dibentuk tersebut diketuai oleh seorang muslim yakni,Ketua DPRD Raja Ampat Abdul Wahab Warwei.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed