Uncategorized

Mengenang Bapak B.J Habibie

Bapak B.J Habibie

Seorang pemuda bernama Rudi mengirim surat kepada teman-temanya yang sekolah di negara Eropa. “Mengapa kalian sekolah di situ? Pindahlah sini dekat dengan saya di Jerman”.

Teman-temanya pun menjawab “Mengapa harus berkumpul dan dekat dengan kamu?”

Sang pemuda menjawab “Supaya bisa kita bicarakan bersama masa depan Indonesia”. Dan Beberapa temannya punberhasil dia pengaruhi.

Rudi biasa “Belajar Bersama” dengan teman-temanya . Selesai belajar, teman-temannya pulang ke apartemen masing-masing .Sebelum berpisah, Rudi biasa berpesan kepada teman-temanya “Kalian hati-hati ya di jalan, jangan sampai terjadi kecelakaan. Indonesia akan rugi besar kalau kalian mengalami kecelakaan. Soekarno sarjana, Hatta sarjana siapa yg akan menggantikan mereka? Kita, karena kitapun akan jadi sarjana.

Suatu ketika Rudi sakit keras dan harus dirawat inap di rumah sakit. Ada satu gadis bule yang rajin sekali membesuknya, setiap hari di rumah sakit. Teman- teman Rudi gelisah menyangka Rudi berpacaran dengan anak bule itu. Pada saat si gadis tidak ada, teman-teman Rudi berkerumun menginterogasinya “Rudi, kamu pacaran ya sama gadis bule?” Rudi pun menjawab tidak tetapi teman temanya terus mendesak Rudi, karena terdesak Rudi pun menjawab “Memang kalo iya kenapa?”, teman-temanya serempak menjawab “Rudi, pemimpin Republik Indonesia tidak boleh beristri bule, harus asli indonesia”. Lalu Rudi pun menjawab “ooo gitu ya?oke deh”.

Produsen kapal terbang jerman mengirim tenaga ahlinya ke manila, untuk menawarkan jasa pembuatan pesawat terbang kepada presiden Marcos. Begitu pintu pesawat terbuka di airport manila, seorang petugas masuk pesawat, mencari sang tenaga ahli. Petugas penjemput membayangkan akan menjemput orang bule. Ternyata ketika namanya disebut, yg muncul seorang pemuda mungil berkulit sawo matang, ialah Rudi.

Rudi dibawa ke salah satu ruangan di istana malacanang. Di dalam ruangan itu, semua lampu padam, kecuali yang menyorot ke kursi yg diduduki presiden Marcos dan kursi kosong satunya lagi.

Begitu Rudi masuk ruangan itu dan sampai di depan sang presiden, dia disambut dengan ucapan “Welcome son, please sit down”.
Rudi nengok kanan kiri, mencari orang yang dipanggil son oleh presiden Marcos.
Presiden Marcos sambil tersenyum bilang “you, yes you. You are from philipine right?” lalu Rudi pun menjawab “no sir, i am from indonesia”. Presiden Marcos pun tidak mempermasalahkan asal Rudi dari mana mau pilipina atau indonesia sama saja tuturnya.

” So, can you help us to make aircraft here in Manila ? I will pay you, berapapun yg you minta. Presiden Marcos merayu Rudi untuk tinggal di Pilipina dan membangun pabrik kapal terbang untuk Pilipina.

Rudi menjawab”No sir, if I have to make aircraft, i will make it in my country, indonesia”.

Lalu bosnya Rudi di jerman berujar, wahai Rudi, orang sepertimu munculnya 200 th sekali. Pulanglah. Penuhi panggilan presidenmu. Kasihan dia kalau harus nunggu 200th untuk mendapatkan orang seperti kamu muncul lagi.

Rudi, adalah nama panggilan untuk pemuda cerdas bernama lengkap Baharuddin Joesuf Habibie. Kemarin maghrib, Rudi dipanggil pulang oleh Allah swt. Semoga semua amal kebaikannya di dunia menjadi penolong dan penerang jalannya di alam baka. Amin

Selamat jalan Bpk Guru Bangsa. Perjalanan hidupmu telah menginspirasi banyak pemuda pemudi di seluruh indonesia.

Oleh jrrak/lle

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Close
Close